10 / 100 Skor SEO

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan profesionalisme tenaga pendidik, dosen dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ma’arif Sintang resmi mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) tahun 2026. Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) UIN Walisongo Semarang.

PKDP merupakan program nasional Kementerian Agama yang bertujuan meningkatkan kompetensi dosen pemula pada Perguruan Tinggi Keagamaan. Pada tahun 2026, Kementerian Agama menunjuk 20 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) PKDP di berbagai wilayah Indonesia. UIN Walisongo Semarang menjadi salah satu PTP yang dipercaya menyelenggarakan program tersebut dan telah berpengalaman melaksanakan PKDP secara berkelanjutan selama lima tahun terakhir.

Keikutsertaan dosen Stai Ma’arif Sintang dalam program ini merupakan bagian dari upaya institusi untuk meningkatkan kompetensi akademik, pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian dosen guna mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang berkualitas. Melalui program ini, para dosen diharapkan mampu mengembangkan kapasitas diri, memperkuat keterampilan pembelajaran, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada mahasiswa.

Program PKDP Tahun 2026 dilaksanakan melalui tiga tahapan kegiatan. Tahap pertama adalah In Service Course 1 (ISC 1) yang berlangsung selama tiga hari dan berisi berbagai materi penguatan kompetensi dosen. Tahap kedua adalah On the Job Course (OJC) selama enam hari, di mana peserta menerapkan hasil pelatihan dalam aktivitas pembelajaran dan pengembangan akademik di institusinya masing-masing. Selanjutnya, peserta mengikuti In Service Course 2 (ISC-2) yang berfokus pada evaluasi dan ujian sebagai bentuk penilaian akhir terhadap capaian pembelajaran peserta. Kegiatan PKDP di PTP UIN Walisongo Semarang berlangsung pada 8–23 Juni 2026 dan dilaksanakan secara hybrid melalui kombinasi pembelajaran daring dan luring. Pembukaan program dilaksanakan secara serentak dan resmi dibuka oleh Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag. Pada penyelenggaraan tahun ini, PTP UIN Walisongo Semarang memfasilitasi 144 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi keagamaan di wilayah Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara, menunjukkan tingginya antusiasme dosen pemula dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya melalui program nasional tersebut.Berbagai materi strategis diberikan dalam PKDP, antara lain kebijakan Kementerian Agama tentang PKDP, pengembangan karier dan jabatan fungsional dosen, penguatan kompetensi mengajar yang mencakup perencanaan pembelajaran, model, pendekatan dan strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, penulisan artikel ilmiah, moderasi beragama, serta paradigma kesatuan ilmu. Materi-materi tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan profesionalisme dosen sekaligus menjawab tantangan pendidikan tinggi yang terus berkembang.

Salah satu dosen Stai Ma’arif Sintang, Bapak Nandi Supriyanto, M.E dan Ibu Hema Malini, M.M.Pd yang mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 menyampaikan harapannya agar selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari In Service Training, On the Job Course, hingga In Service Course 2, ia dapat memperoleh wawasan baru, memperdalam kompetensi pedagogik, serta memperluas pemahaman mengenai pengelolaan pembelajaran di perguruan tinggi. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana untuk bertukar pengalaman dan membangun jejaring akademik dengan sesama dosen dari berbagai perguruan tinggi keagamaan di Indonesia.

Setelah menyelesaikan program PKDP, para peserta berharap ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Kompetensi yang diperoleh diharapkan mampu meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, memperkuat produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah, serta mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang lebih efektif. Melalui PKDP, para dosen juga berharap dapat terus mengembangkan profesionalisme akademik sebagai bekal dalam menjalankan karier dosen.

Harapan Keikutsertaan dosen dalam program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif langsung bagi kualitas pembelajaran di STAI Ma’arif Sintang. Para dosen yang telah mengikuti pelatihan diharapkan menjadi agen perubahan (agent of change) dalam mengimplementasikan metode pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan inovatif di kelas.

“Program ini adalah langkah nyata kami untuk memastikan bahwa dosen-dosen kami tidak hanya unggul dalam penguasaan materi, tetapi juga piawai dalam menyampaikan ilmu kepada mahasiswa sesuai dengan perkembangan pendidikan tinggi saat ini,” ungkap perwakilan pihak STAI Ma’arif Sintang.

Selain sebagai sarana pengembangan kompetensi, PKDP juga memiliki nilai strategis bagi karier dosen. Program ini merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengikuti proses Sertifikasi Dosen (Serdos). Adapun peserta yang dapat mengikuti PKDP adalah dosen tetap, baik berstatus PNS, PPPK, maupun dosen tetap pada perguruan tinggi swasta keagamaan, serta telah memiliki jabatan fungsional minimal Asisten Ahli.

Sebagai peserta PKDP Tahun 2026, Bapak Nandi Supriyanto, M.E dan Ibu Hema Malini, M.M.Pd memandang kegiatan ini sebagai kesempatan berharga untuk belajar, bertumbuh, dan memperkuat kompetensi sebagai dosen profesional. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama program diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *