STAIMA Sintang Kunjungi Dua Perguruan Tinggi di Sambas dan Singkawang

MoU antara STAIMA Sintang dan IAI Sultan Muhammad Syaifudin Sambas

Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif (STAIMA) Sintang kembali mengadakan kegiatan study banding setelah beberapa tahun sebelumnya STAIMA pernah melakukan kegiatan yang sama di Malaysia. Pada kesempatan kali ini STAIMA Sintang membidik IAI Sultan Muhammad Syaifudin Sambas untuk bertukar ilmu, selain itu STAIMA Sintang juga mengadakan silaturahmi ke Perguruan Tinggi Islam satu-satunya di Singkawang yakni STIT (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah) Singkawang.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Senin, 29 Januari 2018 hingga Selasa, 30 Januari 2018 ini berjalan lancar. Rombongan memulai perjalanan pada sore minggu, 28 Januari 2018 dari Sintang dan langsung menuju ke kediaman Bapak Dr. H. Jamiat Akadol, M.Si, M.H. Setalah itu dilanjutkan menuju IAI Sultan Muhammad Syaifudin. Sebagaimana yang disampaikan oleh ketua STAIMA Sintang pada sambutannya menjelaskan

bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan silaturahmi sekaligus pembelajaran bagi STAIMA sendiri, beliau juga berharap dengan adanya silaturahmi ini dapat meningkatkan kinerja bagi masing-masing kampus.

Foto Bersama Rektor IAIS dan Ketua STAIMA

 

 

Selain itu juga STAIMA dan IAI Sultan Muhammad Syaifudin melakukan MoU dalam rangka meningkatkan kinerja, sebagai sarana bertukar informasi, dan lebih lanjutnya dapat dijadikan awal bagi pertukaran mahasiswa, pengabdian dosen, pertukaran jurnal dan sharing UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa). Setelah kegiatan di IAI Sultan Muhammad

Syaifudin, rombongan STAIMA langsung menuju STIT Singkawang untuk melakukan

Silaturahmi STAIMA Sintang di STIT Singkawang

silaturhami pada satu-satunya Perguruan Tinggi Islam tertua di Singkawang. Beberapa pengalaman saling diutarakan dalam silaturahmi ini. Masing-masing sangat berharap dengan silaturahmi ini dapat terus meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi di Kalimantan Barat Khususnya dan bagi Pendidikan di Indonesia pada umumnya.