Penutupan Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan

IMG_5315Penutupan Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Angkatan X Tahun Akademik 2016/2017

SINTANG – Setelah masa pelepasan dan melakukan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan selama satu bulan penuh, mulai dai tanggl 23 Februari s.d. 22 Maret 2017. Hari ini pada tanggal 21 Maret 2017, kampus STAI Ma’arif Sintang melakukan kegiatan penarikan sekaligus Penutupan Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Angkatan X Tahun Akademik 2016/2017 di Desa Semitau Hulu Kecamatan Semitau Kabupaten Kapuas Hulu yang diadakan di Gedung Pancasila Semitau. Acara puncak penutupan KKL diisi dengan Tabligh Akbar yang disampaikan oleh Ustaz Muhammad Rifqi Iqamuddin.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Semitau Hulu, Kepala KUA Kecamatan Semitau, dan para pejabat dari elemen kampus STAI Ma’arif Sintang, diantaranya:

  1. Bapak Muhammad Faisal, M.M.Pd., (Ketua STAI Ma’arif Sintang)
  2. Bapak H. Anuar Akhmad, M.M., (Waket Bid. Administrasi dan Keuangan)
  3. Bapak Masruri, M.Pd.I, (Ketua Jurusan Tarbiyah Ma’arif Sintang)
  4. Bapak Muhammad Muhajir, M.Pd.I, (Kepala P3M STAI Ma’arif Sintang)
  5. Bapak Sobirin,M.Pd.I (Dosen Pembimbing Lapangan)

Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan arahan dan bimbingan sekaligus untuk melepaskan secara simbolis atribut peserta KKL sebagai tanda untuk mengakhiri kegiatan Kuliah Kerja Lapangan yang telah dilaksanakan kurang lebih selama satu bulan .

Dalam sambutannya, Ketua STAI Ma’arif Sintang, Bapak Muhammad Faisal, M.M.Pd menyampaikan bahwasanya ilmu dan pengalaman yang diperoleh di instansi dimana para peserta KKL ditempatkan dapat dijadikan suatu acuan untuk diterapkan dalam dunia kerja nantinya sekaligus sebagai pedoman dan bahan untuk dapat dijadikan judul penelitian. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan di luar sekolah, dimana mahasiswa dapat belajar banyak hal mengenai kehidupan masyarakat dan bermasyarakat. Selain itu beliau juga menyampaikan bahwasanya Kegiatan KKL ini adalah merupakan kegiatan akhir bagai mahasiswa STAI Ma’arif Sintang dan apabila terdapat kekurangan dari segi apapun kami semua berupaya ke depannya akan dievaluasi sehingga menjadi lebih baik lagi.

Pembahasan serupa juga disampaikan oleh Bapak Kepala Desa Semitau didalam sambutannya. Beliau menyampaikan bahwasanya ada suatu ukuran keberhasilan didalam melakukan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan bagi peserta yang menjalaninya. Biasanya tempat KKL itu akan merasa kehilangan ketika peserta KKL meninggalkan instansi dimana para peserta ditempatkan. Karena pada sewaktu masa KKL berlangsung peserta KKL menjalankan semua tanggung jawab yang diberikan instansi dapat diemban dan dikerjakan dengan baik sehingga instansi terkait merasa terbantu sehingga mampu memberi dampak merasa kehilangan. Dampak tersebut akan timbul ketika sedang melaksanakan KKL peserta benar-benar seperti bekerja, kemudian peserta dapat dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan kerja di tempat KKL.(bgmoeh)