Monthly Archives: December 2013

BEM Staima Sintang Laksanakan Spiritual Motivation

Bekal Menghadapi UN 2013

SINTANG – Ahad (14/12) Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif Sintang menggelar Spiritual Motivation di Aula KPUD Sintang bagi siswa-siswi SMA/MA yang sebentar lagi akan menghadapi Ujian Nasinal (UN). Kegiatan ini bertujuan agar siswa-siswi sadar dan memahami dirinya sebagai penuntut ilmu (pembelajar), dapat lebih menghargai orang yang memberi ilmu (guru dan orang tua), dan sadar akan tugas-tugasnya sebagai hambaNya. Dengan demikian, mereka akan berusaha untuk tidak mengecewakan orang-orang yang berjasa di sekelilingnya, sehingga semakian giat dalam belajar demi kesuksesan dan tidak larut dalam duka ketika tidak lulus. Maka kegiatan dapat menjadi bekal untuk menguatkan mental bagi siswa-siswi yang akan menghadapi UN 2013.
Untitled
Musikalisasi puisi yang dipertunjukkan oleh Mahasiswa Kelompok Teater S-trif Staima Sintang.

Kegiatan ini diawali dengan Performance Teater S-Trif sebagai opening ceremony. Teater S-Trif merupakan kelompok mahasiswa pecinta teater, sastra dan puisi. Teater S-Trif menampilkan musikalisasi puisi. Mereka tampil memukau siswa-siswi yang hadir di Aula KPUD Sintang tersebut. “Meski persiapan yang kami lakukan hanya dalam waktu satu minggu, namun performance mereka tidak mengecewakan,” jelas Pembina Teater S-Trif. “Mereka termasuk mahasiswa yang berbakat,” imbuhnya.
Ketua BEM Staima Sintang, Achmad Chomsun Roziqin ketika ditemui Kapuas Post mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk membangun mental yang kuat dan jiwa yang siap dalam menghadapi UN. “Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan siswa lebih siap, tenang dan rileks dalam mengerjakan soal-soal UN,” kata Achmad ketika ditemui Kapuas Post di Aula KPUD Sintang, Ahad (15/12) kemarin.
Dalam kegiatan ini, pihaknya mendatangkan motivator dari Fathi Learning Center (FLC) agar para siswa termotivasi untuk lebih giat dan percaya diri. Untuk peserta kegiatan tersebut, BEM Staima Sintang mengundang sebelas SMA/MA yang ada di Kota Sintang. Namun dari data yang ada hanya empat sekolah yang dapat hadir mengikuti pelatihan ini. ”Peserta yang hadir diperkirakan mencapai 80an orang yang berasal dari empat sekolah diantaranya SMKN 1 Sintang, SMAN 4 Sintang, SMA Muhammadiah Sintang dan MAN Sintang,” imbuh Achmad.
Tidak hanya SMA yang diundang, pihaknya juga mengundang mahasiswa untuk mengikuti kegiatan dimaksud. Untuk mahasiswa sendiri diperkirakan ada 50 peserta yang turut serta mengikuti. “Kalau dengan mahasiswa diperkirakan jumlahnya mencapai 130 peserta,” tukasnya.
Walaupun kegiatan ini baru dilaksanakan pertama kalinya, BEM Staima Sintang berencana akan melakukan kegiatan ini hingga ke sekolah-sekolah yang berada di luar kota Sintang. “Kedepannya kegiatan ini akan kami programkan ke sekolah-sekolah di luar Sintang,” tukasnya.
Sementara ditemui terpisah Ketua III Bidang Kemahasiswaan Staima Sintang Muhammad Faisal menilai pemberian motivasi kepada siswa diakui sangat baik, sehingga dapat menjadi bekal bagi siswa yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN). Intinya pihak akademik sangat mendukung.” kata Faisal.
Lebih lanjut Faisal berharap BEM Staima Sintang terus berbenah dan berbuat untuk masyarakat. Harapan tersebut sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi yang salah satunya adalah pengabdian untuk masyarakat. “Harapan kami BEM lebih kreatif dan inovatif sehingga ke depan peran mahasiswa dapat dirasakan masyarakat umum, sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi yang ada,” pintanya.
Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif Sintang selalu melakukan pembenahan. Pelaksanaan kegiatan Spiritual Motivation diharapkan dapat dijadikan sebagai media sosialisasi akan keberadaan kampus Staima Sintang kepada masyarakat umum dan siswa-siswa SMA khususnya. Endingnya ada daya tarik sendiri terhadap kampus Staima Sintang sehingga para orang tua tidak canggung lagi dalam menguliahkan putra-putrinya di Staima Sintang,” tukasnya.
Walaupun sementara ini Staima Sintang hanya memiliki satu jurusan, yaitu Tarbiyah (Guru Pendidikan Agama Islam), namun ternyata alumni Staima yang tersebar di wilayah timur Kalimantan Barat tidak seluruhnya berprofesi sebagai guru. “Tidak sedikit alumni Staima Sintang yang bergerak sebagai wiraswastawan. Staima tidak hanya melahirkan guru, tetapi alumni STAIMA dapat berkiprah berbagai lini tidak hanya dunia pendidikan. Dunia swasta seperti perbankan maupun lembaga keuangan lainnya ada,” tukasnya.
Sehingga ia berharap masyarakat tidak berargumen jika kuliah di STAIMA sintang semata-mata hannya menjadi guru.” Buktinya yang bekerja di sektor perbankan tidak sedikit,” tukasnya. “Staima Sintang ke depannya akan membuka prodi baru yaitu PS Ekonomi Syariah. Proposal masih kami rancang, mudah-mudahan dua sampai tiga tahun lagi prodi tersebut dapat terbentuk,” tukasnya.(bgmoeh)