STAI Ma’arif Adakan Kuliah Kerja Lapangan “Emphaty for The Future”

STAI Ma’arif Adakan Kuliah Kerja Lapangan “Emphaty for The Future”

Sintang – Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif Sintang adakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan. Kuliah Kerja Lapangan atau biasa disingkat dengan KKL merupakan agenda rutin tahunan untuk mahasiswa/i. Agenda ini rencananya akan dilaksanakan tanggal More »

STAI Ma’arif Gelar Seminar Nasional Guru Profesional

STAI Ma’arif Gelar Seminar Nasional Guru Profesional

SINTANG – Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif Sintang menggelar Seminar Nasional bertajuk Professional Teachers for Better Education, Sabtu (13/2/2016) di Aula KPU Sintang. Pada seminar tersebut hadir Prof. Dr. H. E. Mulyasa, More »

 

Regenerasi Kepemimpinan MPM dan BEM STAI Sintang

13124623_1541252702846194_6545229092317193569_n Keanggotaan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAI Ma’arif Sintang Masa Bakti 2014-2015 memasuki masa peralihan, sebagai puncaknya Sabtu (30/4) kemarin, dilaksanakan Kongres V Republik Mahasiswa STAI Ma’arif Sintang Masa Bakti 2014-2015 dengan tema “Optimalisasi Fungsi Mahasiswa di Tengah Krisis Multidimensi Bangsa”. Bertempat di Aula STAI Ma’arif Sintang, acara Kongres tersebut diselenggarakan secara sederhana dengan dihadiri oleh Pengurus MPM dan BEM beserta perwakilan dari mahasiswa dari masing-masing semester. Semestinya kongres ini harus sudah dilaksanakan April 2015 yang lalu. Namun karena beberapa hal, kongres baru dapat dilaksanakan April 2016.

Kongres V Republik Mahasiswa STAI Ma’arif Sintang yang diselenggarakan di Aula STAI Ma’arif Sintang tanggal 30 Mei – 1 April 2016 akan memilih pemimpin baru menuju MPM 1. Ahad (1/04) diagendakan Laporan Pertanggungjawaban BEM Masa Bakti 2014-2015. Kongres kali ini pada puncaknya akan memilih Ketua MPM setelah Endah Sugiarti dkk purna tugas. Setelah kepengurusan MPM dan KPUM yang baru terbentuk, selanjutnya akan diselenggarakan pemilihan Ketua BEM STAI Ma’arif Sintang Masa Bakti 2016-2017 beserta kabinetnya.

mpmSelain mahasiswa, hadir di tengah-tengah mahasiswa, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif Sintang H. Sukhairi, S.Sos. M.Si., didampingi oleh Wakil Ketua Bidang Akademik H. Sofyan Hamzah, S.Pd. MM, Wakil Ketua Bidang Administrasi Umum & Keuangan, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Muhammad Faisal, M.M.Pd., dan Ketua Jurusan Tarbiyah Masruri, M.Pd.I beserta jajaran staff Jurusan Tarbiyah.

Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif Sintang, H. Sukhairi, M.Si., dalam sambutannya mengatakan di depan hadirin semua, bahwa menjadi aktifis adalah sesuatu yang sangat positif, tapi menjadi mahasiswa ‘kutu buku’ juga positif, alangkah baiknya kalau mahasiswa dapat menggabungkan keduanya, sukses menjadi aktifis sekaligus sukses dalam akademik jauh lebih positif. Karena menjadi aktifis saat ini merupakan bekal bagi mahasiswa agar kelak mampu menjadi pemimpin maupun anggota yang baik dalam sebuah organisasi.

Selain itu, beliau berpesan kepada para mahasiswa, apabila kelak terpilih menjadi pemimpin, pemegang kebijakan, jangan pernah sekali-kali membuat kebijakan yang hanya dapat menguntungkan diri sendiri atau kelompoknya saja. Tapi buatlah kebijakan yang dapat berpihak kepada semua elemen, demi tercapainya sebuah perubahan. Meski tidak selalu menguntungkan bagi dirinya.

Beliau juga memotivasi para mahasiswa, untuk dapat menggunakan waktu sebaik-baiknya dengan selalu mengaturnya agar tidak kosong tak berarti, agar memanfaatkan masa-masa mahasiswa sebagai ladang menuntut ilmu dengan selalu mengharumkan nama baik civitas akademika STAI Ma’arif Sintang.

Di akhir acara, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, Muhammad Faisal, M.M.Pd., memberikan sambutan, motivasi dan berbagi pengalamannya dalam berorganisasi waktu beliau menjadi mahasiswa, dan juga berpesan kepada pengurus MPM dan BEM Demisioner untuk melanjutkan perjuangannya menjadi aktifis yang baik, yang selalu menyuarakan perubahan dengan berlandaskan ilmu pengetahuan. Tepat pukul 15:00 Wib acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh H. Sofyan Hamzah, S.Pd. M.M. (bangmoeh).

 

STAI Ma’arif Adakan Kuliah Kerja Lapangan “Emphaty for The Future”

Sintang – Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif Sintang adakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan. Kuliah Kerja Lapangan atau biasa disingkat dengan KKL merupakan agenda rutin tahunan untuk mahasiswa/i. Agenda ini rencananya akan dilaksanakan tanggal 10 Maret – 10 April 2016. Berbeda dengan kegiatan sebelumnya, biasanya KKL selalu dilaksanakan di daerah-daerah pedesaan. Namun, KKL kali ini diadakan di lingkungan kampus dengan tema “Emphaty for The Future”. Kegiatan KKL ini bertujuan membangun dan mengajak mahasiswa/i memberikan perhatian kepada almamaternya dengan perhatian yang lebih.

IMG_7222IMG_7211Muhammad Muhajir selaku Ketua Panitia berkata, “Sebanyak tiga puluh dua mahasiswa ambil bagian dalam kegiatan ini. KKL merupakan bagian dari Pengabdian pada Masyarakat. Bentuk pengabdian yang akan dilakukan mahasiswia/i diantaranya adalah memberikan penyuluhan atau melakukan pendekatan kepada masyarakat agar kesadaran akan pentingnya pendidikan meningkat. Kegiatan ini dilakukan dengan cara turun ke desa-desa.”

“Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia, khususnya masyarakat Kabupaten Sintang. Karena hingga hari ini masih banyak lulusan SMA/MA yang tidak melanjutkan pendidikannya ke PT. Oleh karenanya keterlibatan mahasiswa dalam rangka memberikan motivasi melalui pendekatan personal sangat penting dilakukan”, tuturnya.

H. Sukhairi, Ketua STAI Ma’arif Sintang mengingatkan bahwa dalam rangka melakukan pendekatan mahasiswa/i harus menunjukkan sikap yang supel dan luwes serta ramah kepada masyarakat. Bukan hanya demi menjaga nama baik almamater, namun ini merupakan latihan bagi mahasiswa/i untuk beradaptasi dengan lingkungan masyarakat yang sebenarnya. Dengan demikian, tujuan awal yang direncanakan dapat tercapai. (bgmoeh)

Budayakan ‘Get, Write and Do’

you-are-what-you-do-not-what-you-say-wyou-will-dooleh: Muhammad Muhajir

Allah swt karuniakan manusia dengan indera yang lengkap. Salah satu fungsi indera itu adalah menerima pengetahuan. Setiap hari, mata kita tentu melihat, telinga mendengar, dan hati kita dapat merasakan sesuatu –yang mungkin diantara sekian banyak- informasi itu ada yang baru. Itu semua adalah pengetahuan yang kita peroleh. Bayangkan, andai saja manusia setiap manusia menulis semua pengetahuan yang didapat dari inderanya, baik mata, telinga maupun hatinya, tentu akan banyak pula karya yang dapat dihasilkan.
Namun, pada kenyataannya semua itu tidaklah mudah dilakukan. Bukan saja oleh orang awam, yang tak pernah bersentuhan dengan pena dan alat tulis lainnya baik yang manual maupun yang canggih. Guru, yang dianggap sebagai sumber atau gudang ilmu sedikit sekali jumlahnya yang mau menulis dan mengembangkan ilmu yang dimilikinya. Bahkan, dosen yang mempunyai ‘kewajiban’ menulis pun, masih banyak dijumpai yang tidak mempunyai karya tulis.

STAI Ma’arif Gelar Seminar Nasional Guru Profesional

IMG_6408
SINTANG – Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif Sintang menggelar Seminar Nasional bertajuk Professional Teachers for Better Education, Sabtu (13/2/2016) di Aula KPU Sintang. Pada seminar tersebut hadir Prof. Dr. H. E. Mulyasa, M.Pd. sebagai speaker. Beliau merupakan Guru Besar UPI Bandung sekaligus Ketua Program Pasca Sarjana di Universitas Islam Nusantara Bandung.
Mulyasa mengungkapkan, saat ini hanya 43% guru yang memenuhi syarat profesional, sementara 57% guru keprofesionalannya masih dipertanyakan. Padahal jika mengacu pada SNP, guru profesional adalah sebuah keniscayaan, jika tidak maka akan terpinggirkan.